Margonda Chess Championship 2026 Jadi Ajang Pembibitan Pecatur Muda Depok

label

Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |
Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |

iklan

iklan

Margonda Chess Championship 2026 Jadi Ajang Pembibitan Pecatur Muda Depok

Jumat


MisindoGlobalNews, Depok, 28 zagustus 2026 - Turnamen Margonda Chess Championship (MMC) 1 Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pecinta olahraga catur, tetapi juga diarahkan sebagai wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit pecatur muda di Kota Depok.
Kegiatan yang berlangsung di Pine Peak Kost, Pondokcina, Depok, tersebut digelar mulai 28 hingga 30 Agustus 2026 dalam rangka turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kelurahan Pondokcina.
Penyelenggara MMC 1 Tahun 2026, Heiznel Orelly Michael, menyambut baik antusiasme para peserta yang ambil bagian dalam turnamen tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana.
Menurut Heiznel, keberadaan turnamen ini diharapkan tidak berhenti pada persoalan menang atau kalah. Lebih jauh, kompetisi tersebut menjadi ruang bagi para pecinta catur untuk bertemu, mengasah kemampuan, sekaligus membuka peluang lahirnya pemain-pemain muda potensial.
“Setiap pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Kemenangan merupakan sebuah kebanggaan, tetapi keberanian untuk bertanding, menghargai lawan, dan terus belajar merupakan kemenangan yang jauh lebih berharga,” ujarnya.
Semangat pembinaan pecatur muda juga terlihat dari keterlibatan peserta usia sekolah. Salah satunya adalah Intan, siswi SMPN 30 Depok, yang ikut ambil bagian dalam turnamen tersebut. Kehadiran peserta muda seperti Intan diharapkan menjadi bagian dari proses regenerasi dan pencarian calon pecatur berprestasi.
MMC 1 Tahun 2026 diikuti sebanyak 28 peserta dan menggunakan sistem gugur. Selain menjadi sarana kompetisi, penyelenggara berharap turnamen ini dapat menjadi langkah awal untuk memperluas pembinaan olahraga catur sekaligus memunculkan talenta-talenta baru yang nantinya dapat membawa nama Depok di berbagai kompetisi.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Madin Hidayat, Ketua Percasi Kelurahan Pondokcina yang juga sehari-hari menjabat sebagai Ketua RW 01 Kelurahan Pondokcina.
Turnamen ini didukung sejumlah juri, di antaranya dr. Novanza Rayhan, Senopati, Aditya Warman, Dede, dan Hendrik.
Penyelenggara berharap Margonda Chess Championship dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda yang mampu mempertemukan komunitas catur sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.

(Reporter : Christin)


Berita Terdahulu


Berita Populer