LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Diresmikan, Ditargetkan Layani 80 Ribu Penumpang per Hari

label

Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |
Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |

iklan

iklan

LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Diresmikan, Ditargetkan Layani 80 Ribu Penumpang per Hari

Minggu

MisindoGlobalNews, Jakarta, 23 Agustus 2027 - Layanan LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan mulai beroperasi secara penuh setelah diresmikan pada Rabu, 26 Agustus 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut peresmian tersebut direncanakan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pramono menyampaikan hal itu di Jakarta, Sabtu (22/8/2026). Ia berharap agenda peresmian dapat terlaksana sesuai jadwal yang telah dipersiapkan.
Pengoperasian jalur baru tersebut diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengguna LRT Jakarta secara signifikan. Lintas Kelapa Gading-Manggarai ditargetkan mampu melayani hingga 80 ribu penumpang setiap hari setelah operasional berjalan normal.
Jalur LRT ini memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dan menghubungkan 11 stasiun. Perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai diperkirakan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 28 menit.
Sebelas stasiun yang dilayani meliputi Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Dari sisi konektivitas, sejumlah stasiun LRT akan terhubung dengan layanan transportasi lainnya. Stasiun Rawamangun, Pramuka, Matraman, dan Proklamasi terintegrasi dengan Transjakarta.
Sementara Stasiun Manggarai menjadi salah satu titik penting integrasi transportasi karena terhubung dengan KRL Commuter Line, kereta bandara, serta Transjakarta. Integrasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat berpindah moda dalam melakukan perjalanan di Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan pengembangan jaringan LRT menuju kawasan Dukuh Atas. Di kawasan tersebut, pedestrian deck sedang dibangun untuk menghubungkan sejumlah moda transportasi, antara lain MRT, kereta bandara, LRT, KRL, dan Transjakarta.
Pramono menilai pembangunan dan integrasi berbagai moda transportasi tersebut akan menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem transportasi publik Jakarta.
Ia berharap keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap angkutan umum, tetapi juga mendorong perubahan pola mobilitas warga dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.
Menurut Pramono, pengembangan jaringan LRT dan integrasinya dengan moda transportasi lain akan menjadi salah satu tulang punggung sistem transportasi Jakarta ke depan.
Sumber: Beritajakarta.id dan ANTARA News.
(Reporter : Christin)


Berita Terdahulu


Berita Populer