Doa Bersama Lintas Gereja Warnai Peringatan 312 Tahun Injil Masuk Depok

label

Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |
Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |

iklan

iklan

Doa Bersama Lintas Gereja Warnai Peringatan 312 Tahun Injil Masuk Depok

Jumat

MisindoGlobalNews, Depok, 21 Agustus 2026 — Sekitar 200 pendeta, pastor, gembala, hamba Tuhan, serta undangan dari berbagai gereja dan organisasi keagamaan berkumpul di Rumah Cahaya, Jalan Pemuda No. 7, Depok, dalam kegiatan Berdoa bagi Depok dan KKR. Kegiatan ini digelar untuk memperingati 312 tahun Injil masuk Depok sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kekhidmatan. Para pemimpin dan pelayan gereja dari berbagai denominasi menyatukan hati untuk mendoakan Kota Depok, Jawa Barat, serta bangsa Indonesia.

Rangkaian acara diawali penampilan Pdt. Daniel Purba, M.Th., yang membawakan lagu bernuansa Kristen ciptaannya. Selanjutnya, Ketua Panitia Pdt. Lijan Nainggolan, S.Kom., M.Th., menyampaikan sambutan yang dilanjutkan dengan doa pembuka oleh Pdt. Kasmari, M.Th.

Dari unsur Pemerintah Kota Depok, hadir Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Idwasbang) Kesbangpol Kota Depok, Indra Kusuma Cahyadi, S.T., M.H. Ia hadir mewakili pemerintah kota. Wali Kota Depok tidak dapat hadir karena sedang mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam agenda bantuan kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur.

Turut hadir perwakilan Kapolres Metro Depok, yakni Wakasat Narkoba, serta perwakilan Kementerian Agama H. Hasan Basri, S.Ag., M.Pd., selaku Kasubbag TU, dan perwakilan FKUB, Zetsplayers, S.H.

Salah satu bagian penting kegiatan adalah doa bersama lintas aras gereja. Tiga pendeta dari PGPI, PGLII, dan PGIS secara bergantian memimpin doa bagi Depok dan Indonesia, yakni Pdt. David Kather, M.Th., Pdt. Kaleb, M.Th., dan Pdt. Rommy Palit, M.Th.

Doa dipanjatkan bagi pemerintah, para pemimpin bangsa, gereja, masyarakat, serta masa depan generasi muda Indonesia. Kebersamaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberagaman denominasi dapat menjadi kekuatan ketika gereja bersatu dalam kepedulian terhadap bangsa dan masyarakat.

Pemberitaan Firman Tuhan disampaikan Pdt. Dr. Jason Balompapueng, M.Th. Pesan yang disampaikan menjadi penguatan bagi peserta untuk terus membangun kehidupan iman sekaligus menghadirkan kesaksian yang membawa dampak positif di tengah masyarakat.

Sementara itu, H. Pradi Supriatna, S.Kom., M.M.S.I., anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, menyampaikan perkembangan sejumlah program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk program yang telah berjalan maupun yang akan dilaksanakan ke depan.

Persoalan toleransi dan kerukunan umat beragama juga menjadi bagian dari pertemuan tersebut. Dr. H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., Staf Khusus Menteri Agama RI, turut hadir dan memberikan perspektif mengenai perkembangan toleransi serta kerukunan umat beragama dalam konteks kehidupan nasional.

Ketua PGPI Kota Depok, Pdt. Steven Hutabarat, S.E., M.P.M., menyampaikan bahwa peringatan 312 tahun Injil masuk Depok tidak semata-mata menjadi kegiatan mengenang sejarah. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi gereja untuk terus menghadirkan kasih, perdamaian, kebenaran, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari ungkapan syukur atas 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Gereja diharapkan terus mengambil peran dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri perwakilan PGIS, PGLII, Advent, Baptis, Bala Keselamatan, Orthodox, FKUB, serta unsur pemerintah dan masyarakat itu ditutup dalam suasana kebersamaan.

Melalui kegiatan tersebut, gereja-gereja di Kota Depok menunjukkan komitmen untuk tidak hanya merayakan sejarah, tetapi juga mengambil bagian dalam membangun masa depan kota dan bangsa melalui doa, pelayanan dan karya nyata.

Sumber: Press Release PGPI Kota Depok, 21 Agustus 2026.

(Christin)



Berita Terdahulu


Berita Populer