MisindoGlobalNews, Jombang, 25 Agustus 2026 -Penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Jombang di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, dipercepat. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menetapkan batas akhir pekerjaan fisik pada 27 Agustus 2026, lebih cepat empat hari dari jadwal sebelumnya.
Percepatan tersebut dilakukan di tengah kemungkinan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi Sekolah Rakyat Jombang. Presiden disebut berpeluang meninjau fasilitas pendidikan tersebut sebelum menghadiri pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang.
Untuk memastikan kesiapan proyek, Kementerian PU kembali melakukan monitoring dan evaluasi (monev) fisik di lokasi, Senin (24/8). Dinas Sosial Kabupaten Jombang turut mendampingi proses pengecekan tersebut.
Kepala Dinsos Jombang Agung Hariadi mengatakan, monev dilakukan karena tenggat penyelesaian proyek semakin dekat. Sebelumnya, pekerjaan fisik yang belum sepenuhnya rampung mendapat perpanjangan waktu hingga 31 Agustus.
Namun, Kementerian PU kemudian menetapkan batas baru pada 27 Agustus. Dengan demikian, seluruh pekerjaan yang menjadi tanggung jawab proyek diharapkan sudah dapat diselesaikan sebelum tanggal tersebut.
Agung menjelaskan, perubahan tenggat itu berkaitan dengan rencana kesiapan lokasi apabila Presiden Prabowo jadi melakukan kunjungan. Karena itu, seluruh fasilitas harus dipastikan dalam kondisi siap.
Sebelumnya, pembangunan SR Terintegrasi 1 Jombang memang terus dikebut. Pada akhir Juli, Pemkab Jombang menyatakan sekolah permanen di Desa Tunggorono sudah dapat digunakan untuk kegiatan MPLS tahun ajaran 2026/2027. Sekolah tersebut menampung peserta didik pada jenjang SD, SMP, dan SMA.
Sementara itu, laporan pertengahan Agustus menyebutkan pembangunan sejumlah fasilitas masih dalam tahap penyelesaian meski sekolah sudah mulai digunakan untuk kegiatan belajar.
Sumber: Informasi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Agung Hariadi, dikutip dari laporan mengenai percepatan penyelesaian proyek SR Terintegrasi 1 Jombang. Data pendukung terkait operasional dan pembangunan sekolah juga merujuk pada informasi resmi Pemkab Jombang dan Dinsos Jombang.
(Christin)