Bukan Sekadar DPD Pertama, PERADI Profesional DKI Jakarta Ditantang Jadi yang Terbaik

label

Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |
Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |

iklan

iklan

Bukan Sekadar DPD Pertama, PERADI Profesional DKI Jakarta Ditantang Jadi yang Terbaik

Jumat


MisindoGlobalNews, Jakarta, 29 Agustus 2026 - Status sebagai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) pertama yang dilantik tidak boleh membuat PERADI Profesional DKI Jakarta cepat berpuas diri. Justru, posisi tersebut menjadi tantangan untuk membuktikan bahwa organisasi mampu menjadi yang terbaik dalam membangun advokat yang profesional, berintegritas dan menjunjung tinggi etika.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum DPN PERADI Profesional, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., saat menghadiri pelantikan pengurus DPD PERADI Profesional DKI Jakarta periode 2026–2031 di JW Marriott Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026).

“Jangan hanya puas menjadi DPD pertama, tetapi jadilah DPD terbaik,” tegas Harris.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan tanggung jawab dalam membangun organisasi advokat yang bermutu, beretika dan berkarakter.

Sebagai DPD pertama yang dilantik, PERADI Profesional DKI Jakarta diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus menetapkan standar bagi kepengurusan DPD di daerah lainnya. Organisasi juga dituntut mampu menjalankan tata kelola yang tertib, bermartabat dan memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum.

Harris menekankan bahwa tantangan profesi advokat ke depan tidak cukup dijawab dengan penguasaan ilmu hukum semata. Seorang advokat juga harus memiliki kompetensi, keberanian, integritas serta komitmen untuk menjaga etika dan kehormatan profesi.

Sementara itu, Ketua DPD PERADI Profesional DKI Jakarta, Taufik Akbar Kadir, S.H., M.H., menyampaikan sejumlah program yang akan menjadi prioritas selama masa kepengurusannya.

Tiga fokus utama tersebut meliputi penguatan keanggotaan melalui pembinaan, peningkatan kapasitas dan kompetensi advokat, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam hal penguatan anggota, Taufik menilai organisasi membutuhkan advokat yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga integritas dan profesionalisme. Karena itu, pembinaan anggota akan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi.

Untuk meningkatkan kompetensi, DPD PERADI Profesional DKI Jakarta telah mencanangkan berbagai program pendidikan dan pelatihan. Salah satunya berupa Bimbingan Teknis (Bimtek) yang direncanakan berkolaborasi dengan Mahkamah Konstitusi terkait Hukum Acara Konstitusi Khusus.

Adapun pengabdian kepada masyarakat akan diwujudkan sebagai bagian dari penerapan prinsip officium nobile. Selain memberikan pendampingan hukum, advokat juga diharapkan aktif melakukan edukasi dan sosialisasi hukum kepada masyarakat.

Pelantikan diawali dengan penyambutan tamu undangan melalui Tari Nusantara, doa bersama serta laporan Ketua Panitia, Drs. Djoko Sarwoko, S.H., M.H.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus dan anggota PERADI Profesional, serta sejumlah perwakilan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, Kompolnas, mitra strategis dan berbagai unsur lainnya.

Dengan dimulainya periode kepengurusan 2026–2031, DPD PERADI Profesional DKI Jakarta diharapkan tidak hanya mampu memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga menghadirkan advokat yang kompeten, berintegritas dan beretika, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia penegakan hukum di Indonesia.

(Christin)


Berita Terdahulu


Berita Populer