MisindoGlobalNews, Jakarta, 2 September 2026 - Pengurus Pemuda Bulan Bintang periode 2025–2030 resmi dilantik di Rumah Sarwono, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Pelantikan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra.
Dalam sambutannya, Yusril mendorong generasi muda Partai Bulan Bintang (PBB) tidak hanya menjadi aktivis yang mampu menggerakkan massa, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, menganalisis persoalan, dan menawarkan solusi.
Menurut Yusril, kepemimpinan lahir melalui proses, pengalaman, kemampuan membaca keadaan, serta keberanian mengambil peran. Karena itu, organisasi kepemudaan harus menjadi ruang bagi generasi muda untuk menempa diri dan mempersiapkan kepemimpinan masa depan.
Yusril juga mengingatkan pentingnya kemampuan generasi muda menghadapi perubahan teknologi dan pola komunikasi masyarakat. Ia meminta PBB dan Pemuda Bulan Bintang aktif memanfaatkan media sosial serta media daring untuk menyampaikan gagasan dan memperluas jangkauan organisasi.
Selain itu, Yusril mendorong kaderisasi sejak dini sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029, termasuk dengan menyiapkan kader muda dan perempuan untuk tampil dalam ruang politik.
Sementara itu, Penjabat Ketua Umum PBB Yuri Kemal Fadlullah menegaskan Pemuda Bulan Bintang harus menjadi bagian penting dari proses regenerasi partai. Menurutnya, generasi muda perlu diberikan ruang untuk berinisiatif, menyampaikan gagasan, dan belajar mengambil tanggung jawab.
Yuri mengingatkan agar keberanian dan spontanitas kader muda tetap diiringi koordinasi serta pemahaman terhadap garis organisasi. Ia juga meminta perbedaan pandangan diselesaikan melalui komunikasi dan kedewasaan sehingga tidak berkembang menjadi konflik internal.
Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang Ahmad Bintang menambahkan, generasi muda harus berani keluar dari posisi sebagai penonton dan mulai mengambil peran dalam kepemimpinan.
Ia menilai keberanian mencoba, berinisiatif, dan belajar dari kesalahan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan pemimpin muda.
“Anak muda jangan hanya menjadi pengikut. Kita harus berani masuk ke ruang kepemimpinan dan memberikan dampak yang lebih efektif bagi Indonesia,” ujarnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus PBB, Dewan Pembina Pemuda Bulan Bintang, tokoh nasional, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah tamu undangan.
Kepengurusan baru Pemuda Bulan Bintang periode 2025–2030 diharapkan mampu memperkuat kaderisasi, membangun jaringan organisasi hingga daerah, serta melahirkan generasi muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan siap mengambil peran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(Christin)