Budaya Papua Dinilai Berpeluang Tembus Pasar Nasional dan Internasional

label

Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |
Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |

iklan

iklan

Budaya Papua Dinilai Berpeluang Tembus Pasar Nasional dan Internasional

Sabtu

MisindoGlobalNews, Jakarta, 26 Juli 2026 - Kekayaan budaya Papua dinilai memiliki peluang besar untuk diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat, tidak hanya di Jakarta tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Gagasan tersebut mengemuka dalam diskusi mengenai pengembangan promosi budaya Papua yang digelar di Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Dalam diskusi tersebut, penyelenggara menilai promosi budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin mengenal keberagaman tradisi yang dimiliki setiap wilayah di Papua.

Papua dikenal memiliki kekayaan budaya yang beragam. Setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri, termasuk dalam tradisi kuliner. Di sejumlah wilayah pesisir, sagu menjadi makanan pokok masyarakat, sedangkan masyarakat di kawasan pegunungan memiliki makanan tradisional yang berbeda, menyesuaikan dengan kondisi alam dan budaya setempat.

Selain kuliner, berbagai produk budaya khas Papua juga diperkenalkan kepada pengunjung. Di antaranya noken sebagai tas tradisional, cawat yang menjadi bagian dari pakaian adat pria, serta busana adat yang dihiasi ornamen khas seperti bulu cenderawasih dan bulu kasuari. Beragam karya seni tersebut menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Papua yang diwariskan secara turun-temurun.

Panitia berharap promosi budaya Papua Selatan yang saat ini berlangsung di Jakarta dapat menjadi agenda rutin. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan menjangkau kota-kota lain, seperti Bali dan Surabaya, bahkan diperluas hingga ke luar negeri, termasuk Singapura, melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

«"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya Papua kepada masyarakat yang lebih luas. Harapannya, festival budaya Papua tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga dapat hadir di berbagai kota seperti Bali, Surabaya, bahkan hingga mancanegara seperti Singapura. Dengan begitu, seni tari, seni ukir, kerajinan noken, serta pakaian adat Papua dapat semakin dikenal dan menjadi kebanggaan bersama," ujar panitia.»

Menurut penyelenggara, festival budaya tidak hanya menjadi sarana pelestarian tradisi, tetapi juga membuka peluang bagi para pelaku seni, perajin, dan pelaku ekonomi kreatif Papua untuk memperluas jaringan promosi serta pemasaran produk budaya di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui promosi yang berkesinambungan, kekayaan budaya Bumi Cenderawasih diharapkan semakin dikenal masyarakat luas sekaligus memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor seni, budaya, dan ekonomi kreatif Papua.
Reporter : Christin
Editor      : rt / rgy


Berita Terdahulu


Berita Populer