Yang Hilang Membuka yang Lebih Besar

label

Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |
Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami | Mari bergabung bersama kami para jurnalis/wartawan untuk dapat mengembangkan skill dan pengalaman dalam menulis, silahkan hubungi team kami atau redaksi kami |

iklan

iklan

Yang Hilang Membuka yang Lebih Besar

Senin



MisindoGlobalNews, 20 April 2026 - Dalam hidup, ada momen yang tidak pernah kita rencanakan—momen ketika sesuatu yang kita anggap penting tiba-tiba hilang.

Pekerjaan yang selama ini menjadi sandaran, pergi begitu saja.
Orang yang kita kasihi, dipanggil lebih dulu.
Bahkan ada juga yang harus mengalami kehilangan karena ditipu—harta yang dikumpulkan dengan susah payah lenyap dalam sekejap.

Dan di titik itu, hati kita mulai bertanya:
“Kenapa harus ini yang hilang?”
“Kenapa harus dengan cara seperti ini?”

Kehilangan selalu terasa seperti akhir.
Seolah-olah hidup sedang dikurangi… bahkan dirusak.


Seorang petani memiliki kebun anggur yang ia rawat dengan penuh perhatian. Di antara semua tanaman, ada satu pohon yang tumbuh sangat subur—cabang-cabangnya menjalar panjang, daunnya lebat, tampak paling hidup dibanding yang lain.

Namun suatu hari, petani itu datang membawa gunting. Ia mulai memangkas cabang-cabang pohon itu—bahkan bagian yang terlihat sehat dan kuat pun ikut dipotong.

Dari luar, pohon itu tampak “kehilangan”. Tidak lagi selebat sebelumnya. Bahkan terlihat seperti berkurang banyak.

Jika pohon itu bisa berbicara, mungkin ia akan bertanya:
“Kenapa bagian terbaikku justru diambil?”

Namun waktu berjalan.

Saat musim berbuah tiba, justru pohon itu yang menghasilkan buah paling banyak—lebih besar, lebih manis, dan lebih berkualitas dari sebelumnya.

Ternyata, apa yang terlihat seperti kehilangan, justru membuka jalan bagi sesuatu yang lebih besar.


Sering kali hidup kita berjalan dengan cara yang sama.

Ada hal-hal yang diambil dari kita—dan kita tidak mengerti alasannya.
Ada bagian hidup yang “dipotong”—dan kita merasa itu tidak adil.

Kadang kehilangan itu datang dengan cara yang menyakitkan.

Kita dikhianati oleh orang yang kita percaya.
Kita ditipu dan kehilangan apa yang kita miliki.
Kita harus melepaskan sesuatu yang sebenarnya ingin kita pertahankan.

Dan yang paling berat bukan hanya kehilangannya,
tetapi luka dan kekecewaan yang tertinggal di dalam hati.

Namun di tengah semua itu, ada satu kebenaran yang perlu kita pegang:

Yeshua tidak pernah bekerja tanpa tujuan.

Bahkan apa yang diambil secara tidak adil pun, tidak pernah berada di luar kendali-Nya.

Apa yang Ia izinkan hilang dari hidup kita, sering kali bukan untuk mengurangi kita, tetapi untuk memberi ruang bagi sesuatu yang lebih dalam.

Karena tidak semua yang terlihat baik itu membawa kita kepada tujuan terbaik.

Ada hal-hal yang harus dilepaskan, supaya hidup kita tidak hanya terlihat “lebat”, tetapi benar-benar berbuah.


Memang, proses itu tidak nyaman.

Kehilangan tetap terasa sakit.
Pengkhianatan meninggalkan luka.
Kegagalan menyisakan pertanyaan.

Namun Yeshua tahu persis apa yang sedang Ia kerjakan.

Ia tahu apa yang harus dilepas dari hidup kita.
Ia tahu apa yang sedang Ia persiapkan.
Dan Ia tahu seberapa jauh kita bisa dibentuk tanpa hancur.


Mungkin hari ini Anda sedang berada di fase kehilangan.

Ada sesuatu yang tidak lagi Anda miliki.
Ada bagian hidup yang terasa kosong.

Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa semuanya sudah selesai.

Bisa jadi, justru di situlah sesuatu yang lebih besar sedang dimulai.

Apa yang hilang hari ini,
sedang membuka ruang untuk sesuatu yang belum pernah Anda bayangkan sebelumnya.


Alkitab mengingatkan bahwa hidup yang dipakai untuk tujuan mulia tidak terjadi secara kebetulan. Ada proses, ada pembentukan, ada bagian-bagian yang harus dilepaskan agar hidup menjadi semakin siap dipakai.

Dan sering kali, itu dimulai dari kehilangan.


Jadi ketika sesuatu lepas dari genggaman Anda,
jangan hanya melihat apa yang pergi.

Belajarlah melihat dengan iman.

Karena pada waktunya, Anda akan mengerti:

yang hilang bukan akhir,
melainkan pintu menuju sesuatu yang lebih besar.


Bapa YHWH, ketika aku mengalami kehilangan dan tidak mengerti jalan-Mu, ajar aku untuk tetap percaya. Sembuhkan hatiku dari luka dan kekecewaan, dan beri aku iman untuk melihat bahwa Engkau sedang menyiapkan sesuatu yang lebih besar. Dalam nama Yeshua aku berdoa. Amen.

(rt / rgy)


Berita Terdahulu


Berita Populer